Ketahui tentang Ikan Angelfish (Pterophyllum scalare)

Angelfish (Pterophyllum scalare)

Ikan Angelfish atau dikenal juga sebagai Pterophyllum scalare merupakan salah satu ikan hias air tawar yang sangat populer dikalangan pecinta ikan. Ikan ini memiliki bentuk tubuh yang indah dan unik dengan sirip panjang dan ekor yang elegan. Selain itu, ikan Angelfish juga memiliki warna yang beragam dan indah, membuatnya menjadi salah satu pilihan utama bagi pecinta ikan hias.

Ikan Angelfish (Pterophyllum scalare)

Di masyarakat Indonesia, ikan Angelfish juga dikenal dengan beberapa nama lain yang populer, di antaranya:

  1. Ikan Cupang Platinum
  2. Ikan Cupang Emas
  3. Ikan Cupang Mata Sepeda
  4. Ikan Cupang Koi
  5. Ikan Cupang Harlequin
  6. Ikan Cupang Zebra
  7. Ikan Cupang Albino

Nama-nama tersebut biasanya dipakai oleh pecinta ikan hias atau penghobi cupang, karena ikan Angelfish memiliki kemiripan bentuk tubuh dan sirip yang elegan dengan ikan cupang. Selain itu, ikan Angelfish juga memiliki warna yang menarik dan indah seperti pada ikan cupang. Oleh karena itu, ikan Angelfish sering dijadikan alternatif bagi penggemar ikan cupang yang ingin mencari ikan hias dengan bentuk dan warna yang serupa.

Asal Usul dan Habitat Ikan Angelfish

Ikan Angelfish berasal dari Amerika Selatan, di daerah Amazon River Basin, termasuk di negara-negara seperti Peru, Kolombia, Brasil, dan Guyana. Ikan ini hidup di perairan yang tenang dan lambat mengalir, seperti sungai, rawa, dan danau.

Ciri-ciri Fisik Ikan Angelfish

Ikan Angelfish memiliki tubuh yang pipih dengan sirip dorsal (punggung) yang panjang dan menonjol ke atas, serta sirip anal (bawah) yang panjang dan menonjol ke bawah. Selain itu, ikan ini memiliki ekor yang panjang dan elegan. Ukuran tubuh ikan Angelfish bervariasi, tergantung pada jenis dan usia ikan tersebut. Biasanya, ukuran ikan Angelfish jantan lebih besar dibandingkan dengan betina.

Ikan Angelfish memiliki warna yang beragam dan menarik. Ada beberapa jenis ikan Angelfish yang memiliki warna yang berbeda, seperti silver, black, marbled, koi, dan albino. Warna pada ikan ini juga bisa berubah-ubah tergantung pada kondisi lingkungan dan kesehatan ikan tersebut.

Perawatan dan Pemeliharaan Ikan Angelfish

Ikan Angelfish adalah ikan yang mudah dipelihara dan cocok untuk pemula yang ingin memelihara ikan hias. Ikan ini bisa hidup di dalam akuarium dengan volume minimal 75 liter untuk satu pasang ikan dewasa. Pastikan juga bahwa akuarium memiliki sistem sirkulasi air yang baik dan suhu air yang sesuai (sekitar 26-28 derajat Celsius) agar ikan Angelfish dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Selain itu, ikan Angelfish juga membutuhkan kondisi lingkungan yang stabil dan aman. Pastikan bahwa akuarium terbebas dari kotoran dan sisa makanan ikan yang bisa memicu pertumbuhan bakteri dan jamur yang berbahaya bagi ikan. Jangan lupa juga untuk mengganti air di akuarium secara rutin (sekitar 20-30% setiap minggu) agar kualitas air tetap baik dan sehat untuk ikan.

Pakan Ikan Angelfish

Ikan Angelfish adalah ikan omnivora yang memakan berbagai jenis makanan, seperti cacing darah, krill, udang, plankton, dan pelet ikan. Pastikan bahwa pakan yang diberikan mengandung nutrisi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi ikan Angelfish. Jangan terlalu sering memberi makan ikan, karena ikan Angelfish cenderung gemuk dan mudah sakit jika terlalu banyak makan.

Perilaku Ikan Angelfish

Ikan Angelfish adalah ikan yang damai dan dapat hidup bersama dengan ikan hias lainnya dalam akuarium yang cukup besar dan sesuai dengan ukuran mereka. Namun, ikan Angelfish jantan bisa menjadi agresif terhadap sesama jantan saat sedang berebut pasangan atau wilayah. Oleh karena itu, disarankan untuk memelihara hanya satu pasang ikan Angelfish dalam satu akuarium.

Selain itu, ikan Angelfish juga memiliki kebiasaan berkembang biak dengan menempelkan telurnya pada permukaan datar seperti daun atau batu di dalam akuarium. Setelah telur menetas, anak ikan Angelfish bisa diberi pakan dengan mikro cacing atau pelet ikan kecil.

Ketika memelihara ikan Angelfish, penting untuk memperhatikan kondisi kesehatan ikan. Beberapa penyakit yang umum dialami oleh ikan Angelfish adalah infeksi jamur, parasit, dan penyakit bakteri. Jika terdapat tanda-tanda ikan Angelfish sakit, segera pisahkan ikan tersebut dari akuarium lainnya dan berikan perawatan yang tepat.

Ketahui tentang Ikan Discus (Symphysodon spp.)

Penutup

Ikan Angelfish merupakan ikan hias yang indah dan unik dengan warna yang beragam dan sirip yang elegan. Ikan ini mudah dipelihara dan cocok untuk pemula yang ingin memelihara ikan hias. Untuk memelihara ikan Angelfish dengan baik, pastikan akuarium memiliki kondisi lingkungan yang stabil dan aman, serta memberikan pakan yang seimbang dan teratur. Selain itu, perhatikan juga kondisi kesehatan ikan agar ikan tetap sehat dan cantik dalam akuarium.

 

Ketahui tentang Ikan Angelfish (Pterophyllum scalare)

You May Also Like

About the Author: Emir Garden

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *