Biaya Tambahan Saat Ambil KPR: Apa Saja yang Harus Disiapkan? – Bank Sinarmas

Biaya Tambahan Saat Ambil KPR

Banyak orang terpikat dengan penawaran bunga rendah pada KPR, namun sering lupa bahwa selain cicilan pokok dan bunga, ada beragam biaya lain yang harus disiapkan saat proses pengajuan KPR. Jika hanya berfokus pada suku bunga, calon debitur bisa kaget ketika menemukan total biaya awal ternyata jauh lebih besar dari yang dibayangkan.

Biaya Tambahan Saat Ambil KPR

Agar perencanaan keuangan lebih matang, penting untuk memahami apa saja biaya tambahan di luar biaya pokok KPR yang biasanya muncul pada tahap pengajuan, pencairan, hingga proses administrasi kredit rumah.

1. Biaya provisi

Ini adalah biaya yang dikenakan bank di awal proses kredit sebagai bentuk kompensasi atas persetujuan pinjaman Anda. Besarannya biasanya sekitar 1% dari total plafon kredit. Jadi, jika Anda mengajukan KPR sebesar Rp1 miliar, biaya provisinya bisa mencapai Rp10 juta. Meskipun terlihat kecil, angka ini cukup signifikan ketika dijumlahkan dengan biaya lainnya.

2. Biaya administrasi dan appraisal

Biaya administrasi mencakup pengurusan dokumen internal bank, sedangkan biaya appraisal digunakan untuk menilai nilai pasar properti yang dijadikan jaminan. Biaya appraisal bisa dilakukan secara internal atau melalui Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) dengan tarif mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah tergantung lokasi dan jenis properti.

3. Biaya notaris dan asuransi

Notaris berperan penting dalam proses balik nama sertifikat dan pembuatan Akta Jual Beli (AJB). Biayanya tergantung kompleksitas dokumen dan nilai properti. Selain itu, Anda juga diwajibkan memiliki asuransi jiwa dan kebakaran. Premi asuransi biasanya dibayarkan di awal dan dihitung berdasarkan umur debitur serta nilai pertanggungan.

4. Biaya penalti pelunasan dipercepat

Banyak nasabah tidak menyadari adanya biaya penalti jika ingin melunasi KPR lebih cepat dari jangka waktu yang disepakati. Besarannya bisa mencapai 1–2% dari sisa pokok pinjaman. Biaya ini harus diperhitungkan jika Anda berencana melakukan take over atau refinancing di kemudian hari.

5. Biaya keterlambatan pembayaran

Terlambat membayar cicilan bukan hanya menimbulkan denda, tapi juga bisa menurunkan skor kredit Anda di sistem perbankan nasional. Biasanya denda keterlambatan dikenakan sekitar 4% per bulan dari total tunggakan, jadi pastikan pembayaran cicilan selalu tepat waktu.

Tips agar tidak kaget dengan biaya tambahan

Sebelum menandatangani perjanjian kredit, minta simulasi lengkap kepada pihak bank yang mencakup seluruh komponen biaya — bukan hanya bunga. Bandingkan juga antarbank untuk melihat mana yang paling transparan dan kompetitif.

Nah, kalau Anda sudah memiliki KPR di bank lain dan merasa terbebani oleh berbagai biaya tambahan seperti bunga tinggi, biaya penalti, atau biaya administrasi besar, kini Anda bisa mempertimbangkan program KPR Take Over Bank Sinarmas. Program ini menawarkan suku bunga kompetitif, proses pengalihan mudah dan didampingi oleh tim profesional agar semua biaya dijelaskan secara transparan sejak awal. Anda juga bisa menikmati tenor hingga 25 tahun dengan opsi top-up untuk kebutuhan pribadi, tanpa harus mengajukan kredit baru.

Untuk informasi lebih lanjut tentang bank KPR dan promo bunga KPR paling rendah yang tersedia di Bank Sinarmas, kunjungi website resmi Bank Sinarmas atau datang ke cabang terdekat untuk konsultasi langsung dengan tim pembiayaan rumah yang siap membantu menghitung biaya KPR Anda secara detail dan akurat.

About the Author: Emir Garden

Anda mungkin suka ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *